Aprilia Kembali Tunda Peluncuran Mesin Baru MotoGP 2018

Aprilia Kembali Tunda Peluncuran Mesin Baru MotoGP 2018

Aprilia Kembali Tunda Peluncuran Mesin Baru MotoGP 2018

BeritaViralOnline.biz – Aprilia beritanya sudah tunda untuk mengenalkan spesifikasi mesin MotoGP paling barunya sampai pembukaan MotoGP musim 2018 di Circuit Losail Qatar pada 18 Maret 2018.

Produsen mesin asal Italia itu dijadwalkan membawa mesin paling barunya menuju tes pramusim paling akhir si Losail. Tetapi, satu perubahan gagasan sudah tunda pengenalan motor barunya untuk seri pembuka musim ini.

( BACA JUGA : Arsenal Jumpa Milan, Ini Hasil Drawing 16 Besar Liga Europa)

“Kami tidak paham apakah kami dapat memilikinya untuk tes paling akhir serta program bangku eksperimen tidak dapat lebih ketat. Ini juga akan jadi versus maksimal dari mesin paling akhir, dengan sebagian komponen baru internal. Kami menginginkan peroleh kemampuan serta keandalan serta terlebih kami menginginkan menolong melindungi kemampuannya di tiap-tiap kilometernya, ” jelas satu diantara sumber Aprilia yg tidak dijelaskan namanya, menyadur dari Motorsport, Jumat (23/2/2018).

Minimnya perform serta keandalan mesin adalah satu diantara problem paling besar yang dihadapi Aleix Espargaro musim kemarin. Minimnya akselerasi juga selalu menghantui Aprilia dalam pengujian pramusim 2018.

Akhirnya pembalap berkebangsaan Spanyol itu cuma dapat tempati tempat ke-14 pada session tes pramusim di Thailand minggu kemarin. Sesaat rekanan satu timnya, Scott Redding cuma dapat tempati posisi ke-18.

Espargaro menyoroti keperluan menekan untuk memperbarui mesin RS-GP sesudah tes pembukaan di Sepang. Ia juga memohon Aprilia untuk menjajal mesin barunya pada tes di Buriram. Tetapi, keinginan Espargaro untuk menjajal mesin barunya, mesti jatuh sesudah Aprilia menginformasikan berita jelek ini.

( BACA JUGA : Real Madrid Bakal Jual Gareth Bale? )

“Kecepatan teratas, gigi ke-5 serta ke-6, aerodinamika, motor kami sekalipun tidak buruk. Saya cukup tinggi, tapi kecepatan teratas cukup bagus. Sayap kami yaitu yang paling kecil didalam grid, tapi ini menolong kami mencapai kecepatan tinggi. Ini bukanlah problem, sebagai problem kami yaitu akselerasi. Dari pertama step ke-3, kami sudah kehilangan cukup banyaknya waktu, ” lanjutnya.

“Kami coba beberapa hal pada elektronik sepanjang berhari hari. Tapi itu tidak cukup, ini semuanya menyangkut problem torsi. Beberapa insinyur berusaha keras, mereka ketahui dengan prima apa yang kami perlukan supaya bisa lebih dekat dengan tim-tim paling baik. Kami ketahui problem kami serta saya berharap dengan Qatar, kami semakin lebih siap, ” selesainya.

admin

leave a comment

Create Account



Log In Your Account



error: Content is protected !!
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.