Diduga Bantu Korut, Akses Pembayaran Bank di Latvia Dihentikan

Diduga Bantu Korut, Akses Pembayaran Bank di Latvia Dihentikan

Diduga Bantu Korut, Akses Pembayaran Bank di Latvia Dihentikan

BeritaViralOnline.biz – Bank paling besar ke-3 asal Latvia, ABLV Bank, mesti memperoleh sangsi berat dari Bank Sentral Eropa (ECB) sesudah disangka menolong Pemerintah Korea Utara dalam tindak pencucian uang. Sangsi yang didapat oleh ABLV Bank yaitu pemberhentian akses pembayaran oleh bank sentral setempat.

Ditulis dari CNBC, Kamis (22/2/2018), ECB berikan perintah pemberhentian pembayaran pada Senin kemarin. Menurut ECB, pihaknya ambil aksi moratorium pada ABLV karna keadaan finansial ABLV lebih buruk mencolok, hingga mesti ambil langkah untuk menghindar kebocoran dana.

( BACA JUGA : Wali Kelas Cabul Lecehkan Siswa Disaksikan Para Teman Korban )

” Moratorium dipandang butuh dikerjakan karna bank itu bekerja bersama dengan bank sentral serta otoritas Latvia untuk mengatasi kondisi sekarang ini, ” kata ECB dalam info resminya.

Masalah ini berawal waktu Kementerian Keuangan AS menuduh ABLV bank turut dan menolong tindak pencucian uang yang dikerjakan oleh Korea Utara. Menurut pihak AS, apa yang dikerjakan ALBV ini sudah mencoreng perjanjian internasional serta tidak memedulikan sangsi yang tengah diberlakukan oleh PBB.

Unit tim pengawas kejahatan keuangan dibawah Kementerian Keuangan AS menyebutkan, pihaknya sudah mendeteksi transaksi perdagangan dengan satu diantara objek sangsi DK PBB di bank ABLV itu. Menurut penyelidikan mereka, pihak manajemen bank ABLV lakukan transaksi dengan satu perusahaan cangkang serta membiarkan sistem pencucian uang.

Oleh karenanya, pihaknya juga memblokir bank ABLV dari system keuangan AS serta melarangnya untuk menjaga rekening di Amerika Serikat.

( BACA JUGA : Kisahnya Viral, Bocah yang Merawat Sang Ibu Seorang Diri Kini Bahagia )

Sesudah tuduhan itu, keadaan keuangan Bank ABLV goyah. Dana sejumlah 22 % atau 600 juta euro berbentuk tabungan ditarik nasabah.

Menyikapi hal itu, ABLV bank tidak tinggal diam. Mereka menampik semua tuduhan terlebih yang dialamatkan oleh pemerintah AS kepadanya serta juga akan tetaplah lakukan aktivitas perbankan seperti umum.

” Kami tidak sempat lakukan hal itu. Kami memliki kebijakan ‘zero tolerance’ yang terkait dengan korupsi serta kesibukan terlarang yang lain, ” kata pihak Bank ABLV.

Sebelumnya ABLV Bank, sebagian Bank di Latvia ada juga yang sudah jadi subyek investigasi dalam sebagian bln. paling akhir. Th. lantas, dua bank asal Latvia dipakai sangsi denda karna mengijinkan seseorang nasabah asal Korea Utara kirim uang.

admin

leave a comment

Create Account



Log In Your Account



error: Content is protected !!
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.